17 Views |   1606

Warga Yaman berkumpul di alun-alun Tahrir di Ibu Kota Sanaa, Senin (14/8/2017)

Warga Yaman berkumpul di alun-alun Tahrir di Ibu Kota Sanaa, Senin (14/8/2017), untuk menyaksikan eksekusi mati terhadap seorang terpidana mati. Hussein al-Saket (22) terbukti bersalah melakukan penculikan, perkosaan, dan pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia empat tahun.
.
Usai melakukan semua tindak kejahatannya, Saket kemudian mengubur korban. Ali Ayedh, paman korban, mengatakan bahwa Saket sempat berpura-pura ikut mencari bocah perempuan itu, sebelum kedoknya terbuka dalam penyelidikan polisi.
.
Ayedh meyakini, eksekusi mati di muka publik seperti yang dilakukan terhadap Saket, akan memberikan efek jera dan pencegahan terhadap mereka yang mempunyai niat jahat. Saket dibawa ke lapangan Tahrir, kemudian eksekutor menembaknya dari belakang.
.
Lima peluru mengarah langsung ke jantung, hingga pemuda itu tewas seketika. Tidak berhenti sampai di situ, jasad pelaku perkosaan anak itu pun kemudian digantung dengan mengunakan ujung mobil derek.
.
Seluruh warga yang berkumpul di tempat itu dapat menyaksikan dengan jelas, bagaimana jasad Saket yang mengenakan pakaian biru-biru mengantung dengan tangan diikat. Sebelumnya, tanggal 31 Juli lalu, seorang pria lain juga dieksekusi di alun-alun yang sama.
.
#infia #infiafact #worldnews #beritadunia #deathpenalty #hukumanmati #penculikan #pemerkosaan #pembunuhan #yaman #yemen

infia_fact (INFIA – Fact) shared and tagged #funny post.