10 Views |   246

Setelah dikonfirmasi ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), benda itu merupakan

Setelah dikonfirmasi ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), benda itu merupakan tabung hydrazine yang menjadi tabung bahan bakar roket Chang Zheng 3-A. Roket milik China itu mengantarkan satelit navigasi Beidou M1 pada April 2007.
.
Beidou yang bagian dari Compass Navigation System, dikembangkan untuk memberi informasi soal lokasi, waktu, dan kecepatan yang lebih tepat kepada pengguna alat komunikasi. Mengapa roket yang diluncurkan 13 April 2007 silam itu baru jatuh 10 tahun kemudian?.
.
Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan, roket Chang Zheng 3-A memiliki orbit yang lonjong dengan ketinggian 10.000 Km. Setelah sampai di orbit, benda itu mengelilingi Bumi. Saat berada pada ketinggian 10.000 km, gravitasi bumi tak begitu bekerja.
.
Bagian roket itu mengorbit bumi seperti halnya satelit dan benda langit kecil lainnya. Jadi memang tak setiap benda yang ada di sekitar bumi akan langsung jatuh turun. Penurunan ketinggian bagian roket itu terjadi karena pengaruh gesekan.
.
Makin lama, orbit puing itu akan makin rendah. Pada ketinggian 120 km, sebuah obyek tidak bisa lagi mengelak dari gravitasi bumi. “Itu yang menyebabkan 10 tahun baru jatuh. Benda itu masuk ke atmosfer padat dan jatuh”, katanya.
.
#infia #infiafact

infia_fact (INFIA – Fact) shared and tagged #funny post.