10 Views |   445

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo turun untuk menyelidiki matinya

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo turun untuk menyelidiki matinya 56 ekor kambing secara misterius. Sampel bagian tubuh kambing yang mati dikirim ke laboratorium.
.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo Endang Ari Wahyuni mengatakan, pihaknya memastikan penyebab kematian kambing di Desa Sumberkerang dan Banyuanyar Lor bukan karena antraks.
.
“Kami mengambil sampel pada bagian organ tubuh hewan ternak kambing ini untuk di lakukan uji laboratorium, nanti kita tunggu hasilnya. Ini kami akan kirim ke Malang dan Jogja untuk uji laboratoriumnya. Dari hasil pemeriksaan tim kami, kambing itu tidak terkena penyakit antraks”, kata Endang.
.
Endang menuturkan, pihaknya telah melakukan bedah terhadap beberapa kambing untuk diambil sampelnya. Seperti paru, limbah, usus, pada bekas luka, dan bagian organ tubuh lainnya.
.
Camat Gending, Ridwan, membenarkan kejadian yang terjadi di dua desa yang ia pimpin. Namun sejauh ini, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah itu memang benar-benar dilukai anjing jadi-jadian atau bukan.
.
“Kalau melihat lukanya, memang bekas gigitan. Posisinya juga sama yakni di mata dan dubur. Warga meyakini kambing tersebut mati karena digigit anjing jadi-jadian. Tapi kita tunggu dari hasil pemeriksaan dari DPKH saja seperti apa”, terangnya.
.
Pada berita sebelumnya, warga setempat meyakini kambing yang mati secara misterius itu digigit oleh anjing jadi-jadian. Karena ada keanehan pada luka, pada mata dan dubur, seperti dihisap darahnya.
.
#infia #infiafact #beritanasional #viral #heboh #domba #kambing #anjing #srigala #dracula

infia_fact (INFIA – Fact) shared and tagged #funny post.